Dewasa ini, Preschool dijadikan sebagai permulaan pendidikan bagi anak usia dini. Bukan tanpa sebab karena anak yang sudah memasuki preschool ini biasanya ia lebih siap dalam memasuki dunia pendidikan yang sifatnya lebih formal. Dan dari sekian banyak sekolah preschool yang ada di Jakarta, ICA School merupakan salah satu sekolah preschool di jakarta yang paling banyak difavoritkan, karena sudah sangat teruji akan kualitas dan kredibilitasnya.

Menjadi sangat difavoritkan, karena Sekolah Preschool di Jakarta ini bisa memaksimalkan potensi yang ada pada diri anak usia emas. Tak hanya memiliki tenaga pengajar yang sudah sangat berpengalaman dan profesional, kurikulum yang diterapkan dari ICA School ini juga menjadi salah satu alasan kenapa sekolah ini menjadi sekolah preschool terbaik yang ada di Jakarta saat ini.

sekolah preschool di jakarta
sekolah preschool di jakarta

Yang mana kurikulum yang disediakan oleh ICA School ini dibagi menjadi 4 jenis, yakni diantaranya sebagai berikut :

1. Toddler & Pre-nursery

Mengingat usia 18 bulan adalah masa awal pembelajaran, maka ICA School menyediakan kurikulum jenis ini, yang mana pada kurikulum ini anak anda akan dirangsang mengenai keterampilan motoriknya, pengembangan sosialisasi, dan juga keterampilan kognitifnya.

2. Nursery

Kurikulum lanjutannya ada Nursery yang bisa diikuti oleh anak usia 2-3 tahun, pada kurikulum ini anak anda akan mengenai perkembangan kognitifnya serta didukung pula dengan pertumbuhan fisik. Tak lupa juga perkembangan sosio-emosional anak akan diajarkan agar anak anda bisa mengendalikan sikapnya ketika bersama teman-teman di sekitarnya.

3. Kindergarten 1

Untuk anak yang berusia 4-5 tahun, anak anda akan lebih dikenalkan dengan bahasa, ilmu sosial dan juga sains yang sifatnya ringan. Keterampilan motoriknya pun akan turut dioptimalkan, baik itu motorik halus ataupun kasar. 

4. Kindergarten 2

Tahapan terakhir dari yang disediakan oleh sekolah preschool di Jakarta, ICA School ini diperuntukan bagi anak yang sudah berusia 5 hingga 6 tahun. Yang dimana fokus utama dari kurikulum ini, sang anak harus sudah bisa menguasai beberapa bidang keilmuan, seperti ilmu sains, matematika hingga sosialnya.