Berbagai model cincin berlian sangat menarik untuk kebanyakan wanita. Namun, salah satu model yang paling banyak dipilih adalah solitaire. Cincin ini memang sangat tepat untuk dikenakan dalam rangka merayakan cinta. Sebab, cincin yang hanya mempunyai satu mata berlian ini sangat cocok untuk dikenakan pada berbagai acara. Mulai dari acara formal hingga non-formal. Bahkan, bisa juga menjadi cincin untuk acara lamaran, lho!

Cincin ini cenderung simple akan tetapi akan selalu istimewa. Sebab, kerap disimbolkan sebagai lambang kesetiaan. Namun, sebelum memilih model cincin berlian yang satu ini, perhatikan panduannya di bawah ini!

Model Cincin Berlian

Model Cincin Berlian

1.Perhatikan Ketebalan dari Cincin

Hal pertama yang harus Anda lakukan sebelum membeli cincin ini adalah dengan memerhatikan ketebalannya. Pastikan juga ukurannya sesuai dengan ukuran dari jari. Jika Anda ingin menonjolkan besarnya berlian, maka pilih lah cincin yang tipis. Namun, untuk jari yang lentik sebaiknya memilih cincin yang lebih tebal.

2. Perhatikan Material Cincin

Bahan yang biasanya dipakai untuk membuat berbagai model berlian adalah emas maupun platinum. Untuk emas sendiri terdiri dari beberapa warna diantaranya emas putih, rose gold, atau ada juga kombinasi dari dua warna ini. Anda bisa mempertimbangkan warna yang sesuai dengan skin tone atau kebutuhan.

3. Terapkan Prinsip 4C

Setelah membahas tentang material cincinnya, sekarang beralih ke berliannya. Untuk memeroleh cincin berlian yang bagus, maka Anda perlu memilih toko dengan sertifikat GIA atau Gemological Institute of America. Meski begitu, Anda juga bisa menerapkan prinsip 4C yang akan dijelaskan lebih jauh di bawah ini:

  • Cut atau potongan dimana Anda bisa melihat seberapa cemerlang berlian tersebut. Potongan terbaik adalah yang dapat memunculkan gemerlap berlian paling berkilau atau reflektif.
  • Carat atau bobot. Semakin besar bongkahannya, maka semakin langka juga berlian ini. Satu carat dihitung setara 200 miligram serta dihitung 100 poin. Ukurannya juga menentukan harganya. Semakin besar nilai carat, semakin mahal juga berlian ini.
  • Color atau warna yang biasanya berwarna putih kekuningan. Beberapa warna lain yang cukup umum adalah biru maupun cokelat. Sedangkan merah muda dan hijau merupakan warna yang cukup langka. Semakin jernih, maka akan semakin mahal harganya. 
  • Clarity atau kejernihan berlian yang menentukan kecacatan dari berlian. Semakin sedikit kecatatannya, semakin mahal juga harganya. Untuk melihat besarnya kecacatan pada berlian, Anda bisa memakai kaca pembesar.

4. Memerhatikan Bentuk Berlian

Bentuk berlian yang paling difavoritkan adalah bulat yang menunjukkan refleksi cahaya yang dihasilkan paling sempurna. Tidak heran jika harganya paling tinggi. Selain itu, ada juga bentuk kotak atau princess. Dengan setiap sudutnya adalah sebesar 90 derajat. Selanjutnya, ada juga emerald dengan sudut-sudut yang agak dibulatkan.

Bentuk lainnya adalah oval yang potongannya agak mirip dengan bentuk bulat dengan ujung yang memanjang. Bentuk marquise juga tidak kalah menarik dimana berlian berbentuk memanjang dengan ujung runcing. Ada lagi bentuk hati yang romantis.

Rekomendasi Model Cincin Berlian Terbaik

Salah satu rekomendasi model cincin berlian dengan bentuk solitaire adalah Forevermark tipe FWPT190819. Cincin dengan cutting berbentuk bulat ini memiliki badan cincin yang sangat unik. Dimana badan cincinnya memiliki ukiran-ukiran yang cantik. Pada bagian berliannya dilengkapi dengan mata berlian kecil yang membuatnya semakin menarik.

Berlian pada cincin  ini memiliki carat sebesar 0,59 dengan clarity VVS dimana noda terlihat sangat samar dan cukup sulit dilihat kecuali oleh pengamat dengan perbesaran hingga 10 kali. Tentunya, model cincin berlian yang satu ini sangat cocok untuk dibeli sebagai perhiasan terbaik penunjang penampilan Anda.